Mengintip Mentari Terbit di Kebun Teh PT. Perkebunan Nasional XII Kertowono Gucialit

Kicauan burung siap menyambut kedatangan sang mentari dari ufuk timur. Saya menunggu cahaya sinar kuning merona itu dari Kebun Teh Kertowono. Sembari menunggu, perkakas kamera pun sudah dipersiapkan untuk mengabadikan setiap moment yang akan terjadi. Sejuknya hawa pegunungan dengan hamparan kebun teh yang sangat asri dan menghijau seakan menjadi nuansa alam yang begitu didambakan.

Perjalanan kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan super keren bersama 5 orang travel blogger yang diutus oleh Kementerian Pariwisata untuk meng-eksplore keindahaan Lumajang dan sekitarnya. Iya, sejak pukul 4:00 wib kami sudah beranjak dari penginapan menuju Kebun Teh Kertowono ini. Dengan menggunakan 4 buah mobil berjenis Taff GT, jalur yang berkerikil  ini pun telah kami lalui. Tergonjang-ganjing dalam mobil memberikan bumbu asam manis tersendiri dalam perjalanan menuju lokasi.

Wahh super seru banget, pengalaman yang bisa memacu adrenalin. Dan saya rasa, kegiatan seperti ini sangat cocok bagi kalian yang suka offroad. Sayangnya saat itu tidak motor trail yang bisa saya pake untuk menuju puncak, andaikan saja ada pasti dijamin lebih seru lagi.

Kebun Teh Kertowono ini masih dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang berlokasi di Gucialit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gucialit adalah salah satu kecamatan yang berada di sebelah barat Kabupaten Jember, selatan Kabupaten Probolinggo, dan timur Kabupaten Malang. Jarak Gucialit ke kota kisaran 35 km.

Beginilah pemandangan yang ditawarkan oleh Perkebunan Teh Kertowono ini, mentari merangkak menyinari setiap dedaunan teh segar dengan background Gunung Semeru. Seperti yang sudah saya ceritakan diatas, kebun teh ini berada di TNBTS. Sehingga terlihat nyata kegagahan Gunung Semeru dengan Puncak Mahameru yang super keren banget. View seperti ini kembali membuat saya rindu akan pendakian di Gunung Semeru. Saya pernah dua kali bercengkrama dengan Puncak Mahameru, dan seolah-olah pagi ini dia memanggil kembali untuk bertamu. Iya, semoga ada kesempatan kembali ya semeru! .

Pucuk teh hijau yang bergoyang disapu angin pagi meminta untuk dipetik. Namun tidak ada satu orang pun pemetik yang melimpir, padahal sudah hampir tiga jam saya disana. Sangat disayangkan, padahal ingin sekali rasanya memotret mereka bekerja. Tetapi kalau kita berbicara tentang teh disini, ternyata Kebun Teh Kertowono ini merupakan kebun teh PT. Perkebunan Nasional yang memiliki pabrik untuk pengolahannya, dinamakan Pabrik Pengolahan Teh Hitam CTC.

Proses pengolahan teh hitam di Pabrik ini

Ada beberapa proses pengolahan teh hitam di pabrik ini, diantaranya :

  1. Petik Pucuk
  2. Angkutan ke Pabrik
  3. Penerimaan Pucuk di Pabrik
  4. Pelayuan
  5. Turun Giling
  6. Penggilingan
  7. Oksidasi Enzimatis
  8. Pengeringan VFBD
  9. Sortasi Bubuk
  10. Pengendalian Mutu
  11. Pengemasan
  12. Pengiriman Produksi atau Pengemasan Produk Hilir

Saat saya mengunjungi pabrik ini, saya dan teman-teman lainnya tidak diizinkan untuk mengabadikan setiap prosesnya. Karena menyangkut tentang sebuah perusahaan negara yang besar ujar Pak Bagus saat itu sebagai mandor yang menemani kami untuk keliling pabrik.

Pak Bagus sedang menjelaskan perbedaan setiap jenis teh yang dihasil dalam sekali pengolahan

Nah! Dalam ruangan testing, kita di perlihatkan tujuh hasil pengolahan teh hitam yang sesuai kualitas masing-masing dan diperbolehkan untuk mencicipinya. Dari tujuh hasil tersebut ternyata hasil unggulan penyaringan pertama kebanyakan di beli sama Negara Saudi Arabia, sedangkan untuk teh hitam lokal Indonesia mengkonsumsi hasil terjelek dengan harga paling murah.

TW1 adalah jenis hasil pengolahan terakhir yang dikonsumsi oleh masyarakat lokal Indonesia
D1 adalah jenis hasil teh terbaik pertama yang di ekspor untuk negara Saudi Arabia

Terlihat sangat berbeda bukan? Hasil penyaringan pertama yang teksturnya sangat halus di ekspor untuk masyarakat saudi Arabia jika dibandingkan dengan hasil penyaringan terakhir yang sangat kasar dan dikonsumsi oleh masyarakat lokal Indonesia.

 

 

 

 

9 Comments on “Mengintip Mentari Terbit di Kebun Teh PT. Perkebunan Nasional XII Kertowono Gucialit”

  1. Keren banget bang. Kasih tips dong bang, kalo mau jadi travel blogger mulainya dari mana dulu ?? Super keren kereen 👏👏

Leave a Reply to Ahmad Ramdan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *